Sunday, 16 November 2008

Pemilik Proyek dan Desainer













Pemilik Proyek:

"Saya membutuhkan seorang arsitek dan interior desainer untuk rumah impian saya. Saya bersusah payah menabung dan mencicil rumah ini sampai bertahun-tahun kedepan. Saya ingin anak dan pasangan saya menikmati rumah ini, aman didalamnya, berfungsi semestinya, dan menjadi kebanggaan kita kepada orang disekitar kita. Rumah ini adalah bagian dari kehidupan saya. Saya berharap mendapatkan seorang desainer yang dapat mewujudkan impian saya ini"

Desainer:

"Saya menginginkan seorang klien yang dapat mewujudkan desain dan imajinasi saya. Saya berhadap proyek ini dapat menjadi masterpiece saya, dimana teman-teman sesama profesi mengaguminya, dan media mengangkat karya saya menjadi karya yang terbaik dan populer. Saya belajar dan bekerja bertahun-tahun dengan imbalan yang sederhana agar suatu saat dapat menghasilkan sebuah karya yang dapat dibanggakan, dan memberi inspirasi kepada desainer muda, karya ini adalah sebagai hasil buah pemikiran dan karakter saya sebagai desainer"

(foto dari sini)


Monday, 10 November 2008

Kontraktor = Tenaga Ahli




















Bila kita sedang mencari kontraktor untuk proyek rumah tinggal kita, kita biasanya mencari beberapa kontraktor untuk melakukan pengajuan biaya pembangunan. Dan dari biaya tersebut, kita mencari (biasanya) yang termurah. 

Pertanyaanya, apakah murah berarti lebih baik?

Bila memang harga yang menjadi patokan, lalu, bagaimana prestasi kontraktor berpengalaman dan handal dapat diakui? Apakah bila ia lebih handal berarti besar kemungkinan mendapatkan proyek besar? apakah proyek kecil, berarti bukan proyek murah?

Memang pada dasarnya kontraktor harus memberikan prakiraan biaya pembangunan dan waktu pelaksanaannya. Tetapi, mereka juga mempunyai "harga" sesuai dengan kualitasnya. Karena, apapun jenis bisnisnya, makin baik kualitasnya, bisa dikatakan makin tinggi harganya, atau memerlukan volume yang banyak, agar mendapatkan harga yang bersaing...

Poin dari tulisan ini adalah, hati-hati dalam menilai perhitungan  sang kontraktor...murah tidak selalu berarti lebih baik, dan mahal pun, tentu kita tahu, harus ada 'dasar'nya.

Sayangnya, kontraktor yang berpengalaman dengan tukang yang baik, terkadang sulit untuk mengatakan kepada kita, "team saya bagus dan berkualitas, mereka saya bayar lebih tinggi dari tukang biasa". atau juga berkata "keahlian kontraktor nanti akan terlihat, dalam mengatasi sebuah masalah, dan kemampuan finansial, bila anda 'telat' membayarnya"...

Dan untuk saya, seorang desainer, kontraktor yang baik adalah: mereka yang dapat mewujudkan keinginan saya. Yang berarti, mewujudkan keinginan klien.

Tanpa kontraktor yang handal, desain sehebat apapun, akan kacau. Bahkan untuk arsitek kelas dunia pun, kerap dipusingkan oleh kontraktor.

Bila kita sangat tergantung kepada mereka, maka, wajar, bila kontraktor yang handal...ada 'harga' nya.

Lebih Cantik Dari Asli nya....




















Sejujurnya, kita benar-benar menjadi korban fotografi, mulai dari ketertarikan kepada kebendaan, seperti Mobil, Jam Tangan, Tas, Perhiasan, Baju dsb...sampai dengan Pria/Wanita ideal, alias foto model, artist...

Begitu juga dengan desain rumah dan interior, bagaimana pun, patokan kita adalah gambar/foto yang ada di majalah dan juga televisi.

Bila kita mengharapkan rumah kita seperti yang ada di majalah, maka, dalam menilainya harus juga dalam bentuk foto juga. Fotografi tidak berbohong, namun, foto memberikan informasi keindahan yang tidak bisa semua orang rasakan.

Saya termasuk orang yang beruntung bisa melihat langsung beberapa karya arsitek yang spektakular dalam bentuk aslinya, apakah seperti yang sebelumnya saya lihat di majalah? jawabannnya tidak.  Maka, begitu juga nantinya dengan rumah tinggal kita, tidak akan sama seperti dengan yang kita harapkan dengan membayangkan gambar-gambar di majalah...

Jadi, apakah yang asli lebih jelek daripada di majalah? tidak juga. Karena benda yang 'asli' memberikan informasi keindahan yang justru foto tidak bisa memberikannya...jadi akan ada perbedaan diantara keduanya.

Seorang foto model jelas terlihat ganteng/cantik dimajalah, dan tidak akan seperti aslinya. Yang asli, walau tidak se'bagus' di foto, dengan karakter yang kuat, atau personality yang mempesona, justru bisa memberikan kita efek yang sama, atau bahkan lebih dari yang kita bayangkan sebelumnya. Namun, juga ada foto model yang sebenarnya, justru memang, boring.

Intinya adalah, kita harus kembalikan ke persepsi kita.

Bila proyek rumah kita sudah selesai dan kita merasa 'kecewa', cobalah panggil fotografer yang profesional untuk mengabadikannya...anda pasti akan tidak percaya, bahwa hasilnya, lebih cantik daripada aslinya....

(foto diatas Lolo, my dog...keliatan lebih gagah dari pada aslinya..)

Monday, 27 October 2008

Design Trend Prediction 2009












Curved, Organic and Vivid Color juga 
White dan Metallic (silver-ish)/Carbon Fibre...

Fresh, bright, BOLD

Inspirasi: LEGO, WALT DYSNEY, Formula 1

Tidak mudah menentukan arah trend tahun depan, tetapi mungkin ada hint yaitu:
  • bentuk minimalis sudah akan ditinggalkan, lebih ke arah maksimalis
  • minimalis = zen = ketenangan diganti oleh vivid, active, bold, strong
  • segala sesuatu yang "green" dan "eco" sudah 'over exposed', diganti dengan Candy, Flower, Happiness
  • Shape yang kotak2 dan kaku, menjadi lebih soft, lucu, toy-ish, curved
Untuk penggemar mobil, bisa melihat arah yang BMW lakukan akhir ini, Wind(angin) design yang ada di konsep mobil MAZDA juga akan menjadi trend untuk desain kendaraan...

Sementara itu pengamatan saya...

Raul Renanda di Media October 2008


Media Indonesia Sabtu/Futurarc Magazine/Idea Renovasi Magazine...


Friday, 24 October 2008

di Colong dari Gizmodo.

Artikel di Gizmodo yang biasanya tentang gadgets, kali ini membahas tentang "relaxation room", saya gak tahan untuk ceritanya saya bahas disini. Kesimpulannya, persepsi kita terhadap Warna, Bau dan Suara, memang mempengaruhi kondisi emosional kita.

Yang uniknya, mereka anggap warna hijau bikin fresh, dan biru di langit2 mirip 'langit' yang bikin kita rileks...hmm..jadi inget wallpaper standard Windows? ruput dan lagit...sementara Mac OS 'galaxy'? apa artinya ya?


Kesimpulan?

Bila setuju warna berpengaruh, dan 'percaya' warna hijau (simbol rumput) dan warna biru (simbol langit) bikin kita tenang, somehow, di ruang kerja, kamar tidur, atau ruang lainnya yang ingin membuat kita lebih rilex, warna ini bisa di aplikasikan kepada asesoris2..misalnya bantal, vas bunga, karpet, ada kesan hijau...sementara untuk yang ditempel di dinding, seperti foto dan lukisan, bisa berwarna biru...

Kita coba saja...

Note 1: untuk suara, saya sendiri bisa lebih fokus bekerja bila mendengar suara air/hujan, makanya di Ipod saya, ada suara efek hujan.
Note 2: bener saya memang pake Windows vista (64bit) tapi di Mac Pro ;-)

Monday, 6 October 2008

Krisis! Harga Bangunan Naik!! Perlukan saya berhenti?

Perlu kah stop pembangunan? atau tunda proyek untuk tahun depan?

Saya sendiri pernah berpikir seperti itu, menunda, karena harga material tiba2 naek...

Walau ada ternyata saya sendiri tersadarkan akan satu hal.

Harga barang 'tidak pernah' turun. Bila iya, tidak drastis, sedangkan bila naik, ya menjulang tinggi.

Untuk kita yang berencana untuk membangun, tetaplah pada rencana ini. 
Untuk kita yang sedang dalam tahap membangun, menunda pekerjaan, dan membatalkan proses pekerjaan, terlepas dari harga material bangunan,  akan menyebabkan biaya semakin tinggi.

Lalu bagaimana bila kita tidak sanggup di 'tengah jalan'. 

Strategy staging. 

Fokus kepada stage yang krusial, terutama pada bagian eksterior. Pastikan bahwa, dengan biaya 'minimum' yang kita bisa pastikan ada, sudah tercakup dinding, atap, kaca, listrik, dan air.

Artinya, bila proyek ada kemungkinan berhenti, pastikan rumah tersebut "sudah berfungsi", yang berarti dapat dihuni. Walau dinding belum di cat, walau lantai belum terpasang semua.

Proyek dapat berjalan lagi, dengan membereskan bagian interior, landscape dan pendukung lainnya. Malah, mungkin ada baiknya pemencahan ini, sehingga kita tidak 'terburu2' menyelesaikannya, dan fokus kepada stage arsitektur, interior, landscape dsb.

Jalanin saja.

*selama masih dalam batasan rasional, tentunya.