Wednesday, 26 September 2007
Tuesday, 25 September 2007
Links...get in touch..
Buat pembaca blog, saya minta tolong untuk luangkan waktu email ke saya, komentar dan saran how to make it better, dan kira2 harapan apa yang dapat saya tuliskan disini, topik atau permasalahannya... please email ke raulrenanda@yahoo.com
thanks ya..berikut ini links bila ingin explore 'my world'..
website
www.renanda.com
summary Raul Renanda
kontak Raul lewat form
'company profile'
fotografi 2
Quiz! desain
thanks ya..berikut ini links bila ingin explore 'my world'..
website
www.renanda.com
summary Raul Renanda
kontak Raul lewat form
'company profile'
fotografi 2
Quiz! desain
Monday, 24 September 2007
Wednesday, 12 September 2007
gentle reminder : "apa ya yang bikin kurang bagus?"
anda tentu sudah memiliki desainer yang baik, keinginan yang sudah terpenuhi dalam perancangan rumah anda, bila hal itu telah terjadi, maka kadang kita terbuai dengan angan-angan atau euphoria desain rumah anda...pada satu sisi hal ini boleh-boleh saja, toh anda telah melalui banyak hal sebelum mendapatkan hasil yang baik seperti ini.
nah, ini untuk anda yang merasa bagus saja tidaklah cukup, ini untuk anda2 yang ingin rumah anda, exceptional, remarkable, atau special.
kadang menjadi kritis akan diri sendiri adalah jalan untuk menjadi sukses. Intinya, bila anda puas, harap take a break dan cari tahu, "apa ya yang bikin kurang bagus?" dan berusaha untuk mengkoreksi kekurangan tersebut.
Singkat kata,
if it's perfect. improve it.
gentle reminder; bila anda dengan bangga melihat begitu bagusnya rumah anda, it's time to ask; "apa ya yang bikin kurang bagus?"
nah, ini untuk anda yang merasa bagus saja tidaklah cukup, ini untuk anda2 yang ingin rumah anda, exceptional, remarkable, atau special.
kadang menjadi kritis akan diri sendiri adalah jalan untuk menjadi sukses. Intinya, bila anda puas, harap take a break dan cari tahu, "apa ya yang bikin kurang bagus?" dan berusaha untuk mengkoreksi kekurangan tersebut.
Singkat kata,
if it's perfect. improve it.
gentle reminder; bila anda dengan bangga melihat begitu bagusnya rumah anda, it's time to ask; "apa ya yang bikin kurang bagus?"
Sunday, 26 August 2007
Ketika harus berhenti....
Selayaknya sebuah proyek, apapun proyek tersebut, baik merencanakan acara perkawinan, ulang tahun, trip ke luar kota, program pelatihan sampai rock concert, selalu ada hal-hal yang terjadi diluar kehendak kita, ada kalanya segala obstacle dapat dilalui namun ada kalanya memang harus berhenti atau quitting adalah jalan yang terbaik. Oh ya, begitu juga dengan perkawinan dan romance tentunya ;-)
Tentu pada saat anda membangun rumah anda, hal ini juga akan dijumpai, kali ini saya hanya fokus sekitar isu faktor apa saja yang sebaiknya anda mengganti team kerja anda:
Buat Pemilik:
- Desainer sulit untuk mengikuti arahan desain yang anda harapkan
- Desainer bekerja dalam waktu yang sangat lama/diluar waktu yang disepakati
- Desainer menolak untuk memberikan alternatif atau pemecahan permasalahan desain
- Kontraktor bekerja dalam waktu yang sangat lambat tanpa ada penjelasan
- Kontraktor membuat keputusan yang berhubungan dengan finansial anda tanpa persetujuan
- Kontraktor tidak memberikan material yang sesuai diharapkan
- Kontraktor tidak membetulkan kesalahan yang berhubungan dengan kualitas kerja
Pada umumnya permasalahan terjadi di isu seperti:
- Perbedaan arahan desain antara pemilik dan desainer
- Waktu kerja desainer dan kontraktor yang diluar kesepakatan bersama
- Pembengkakkan dana yang dibutuhkan tanpa ada solusi baik dari desain maupun pelaksanaan.
Adakalanya, faktor yang harus dipertimbangkan oleh anda sebagai pemilik proyek sebelum memutuskan hubungan kerja ini adalah:
- Apakah dengan mengganti team atau salah satu team ini dapat memberikan hasil yang lebih baik?
- Apakan anda sudah ada calon pengganti, ataukan calon pengganti siap untuk memberikan hasil yang lebih baik
- Faktor kerugian dari pihak anda sudah pasti akan muncul waktu proyek yang mundur lebih lama, dan pembiayaan akan lebih tinggi, apakah dengan memutuskan kerja dengan team ini 'worth the hassle'?
Read: Seth Godin's The Dip (dijual di kinokuniya)
Tentu pada saat anda membangun rumah anda, hal ini juga akan dijumpai, kali ini saya hanya fokus sekitar isu faktor apa saja yang sebaiknya anda mengganti team kerja anda:
Buat Pemilik:
- Desainer sulit untuk mengikuti arahan desain yang anda harapkan
- Desainer bekerja dalam waktu yang sangat lama/diluar waktu yang disepakati
- Desainer menolak untuk memberikan alternatif atau pemecahan permasalahan desain
- Kontraktor bekerja dalam waktu yang sangat lambat tanpa ada penjelasan
- Kontraktor membuat keputusan yang berhubungan dengan finansial anda tanpa persetujuan
- Kontraktor tidak memberikan material yang sesuai diharapkan
- Kontraktor tidak membetulkan kesalahan yang berhubungan dengan kualitas kerja
Pada umumnya permasalahan terjadi di isu seperti:
- Perbedaan arahan desain antara pemilik dan desainer
- Waktu kerja desainer dan kontraktor yang diluar kesepakatan bersama
- Pembengkakkan dana yang dibutuhkan tanpa ada solusi baik dari desain maupun pelaksanaan.
Adakalanya, faktor yang harus dipertimbangkan oleh anda sebagai pemilik proyek sebelum memutuskan hubungan kerja ini adalah:
- Apakah dengan mengganti team atau salah satu team ini dapat memberikan hasil yang lebih baik?
- Apakan anda sudah ada calon pengganti, ataukan calon pengganti siap untuk memberikan hasil yang lebih baik
- Faktor kerugian dari pihak anda sudah pasti akan muncul waktu proyek yang mundur lebih lama, dan pembiayaan akan lebih tinggi, apakah dengan memutuskan kerja dengan team ini 'worth the hassle'?
Read: Seth Godin's The Dip (dijual di kinokuniya)
Saturday, 18 August 2007
Rumah Hook dan desain rumah modern
Pertanyaan :
1. Bagaimana dengan desain rumah di tanah "hook"?
2. Apa saja tipe rumah modern?
Hi, XXXX
Terima kasih telah menghubungi kami, untuk tanah di hook, ada baiknya memperhatikan kedua sisi jalan, dimana faktor GSB (garsi sepadan bangunan) akan mengurangi luas tanah yang dapat dibangun (rata2 di jakarta 4 m, tapi bisa 6-8 meter juga bila dijalan besar).
Dan juga dengan adanya 2 muka, maka posisi denah dan tampak menjadi "tidak biasa", pada umumnya kita kesulitan untuk menentukan mana sisi depan rumah. Dilain sisi, tampak rumah akan menjadi menarik, namun juga bisa diartikan biaya pembangunan menjadi sedikit lebih tinggi dari pada rumah dengan satu muka (depan).
Untuk desain modern, mungkin saya bisa istilahkan ada 4 tipe :
1.tipe minimalis 'murni' (biasanya dengan atap datar, bangunan simple dan kotak2)
2. tipe modern tropis, (biasanya dengan bentuk atap pelana - lebih sering disalah artikan dengan 'minimalis' - ini tipe paling banyak kita liat)
3.Tipe modern progressive (biasanya terkesan 'high tech')
4.classical modern, yaitu bangunan dengan prinsip bangunan classic yang sangat disederhanakan.
Tipe ke 2 sangat umum dipakai, disatu sisi, desain ini banyak disukai orang karena tidak terlalu jauh dari apa yang kita tahu dengan "desain rumah"...namun desain seperti ini sangat menjamur, bila anda tidak ingin terlalu menonjol, tipe ini sangat cocok,
bila anda termasuk yang ingin tamplil "beda", "cool" maka tipe 1 dan 3 bisa diterapkan (karena tidak semua orang berani), sedangkan tipe ke 4 cocok bila ingin punya desain yang long lasting, atau menjadi desain kompromi antara classic dan modern (terutama bila terdapat perbedaan keinginan antara anda dan pasangan anda, misalnya).
;-)
1. Bagaimana dengan desain rumah di tanah "hook"?
2. Apa saja tipe rumah modern?
Hi, XXXX
Terima kasih telah menghubungi kami, untuk tanah di hook, ada baiknya memperhatikan kedua sisi jalan, dimana faktor GSB (garsi sepadan bangunan) akan mengurangi luas tanah yang dapat dibangun (rata2 di jakarta 4 m, tapi bisa 6-8 meter juga bila dijalan besar).
Dan juga dengan adanya 2 muka, maka posisi denah dan tampak menjadi "tidak biasa", pada umumnya kita kesulitan untuk menentukan mana sisi depan rumah. Dilain sisi, tampak rumah akan menjadi menarik, namun juga bisa diartikan biaya pembangunan menjadi sedikit lebih tinggi dari pada rumah dengan satu muka (depan).
Untuk desain modern, mungkin saya bisa istilahkan ada 4 tipe :
1.tipe minimalis 'murni' (biasanya dengan atap datar, bangunan simple dan kotak2)
2. tipe modern tropis, (biasanya dengan bentuk atap pelana - lebih sering disalah artikan dengan 'minimalis' - ini tipe paling banyak kita liat)
3.Tipe modern progressive (biasanya terkesan 'high tech')
4.classical modern, yaitu bangunan dengan prinsip bangunan classic yang sangat disederhanakan.
Tipe ke 2 sangat umum dipakai, disatu sisi, desain ini banyak disukai orang karena tidak terlalu jauh dari apa yang kita tahu dengan "desain rumah"...namun desain seperti ini sangat menjamur, bila anda tidak ingin terlalu menonjol, tipe ini sangat cocok,
bila anda termasuk yang ingin tamplil "beda", "cool" maka tipe 1 dan 3 bisa diterapkan (karena tidak semua orang berani), sedangkan tipe ke 4 cocok bila ingin punya desain yang long lasting, atau menjadi desain kompromi antara classic dan modern (terutama bila terdapat perbedaan keinginan antara anda dan pasangan anda, misalnya).
;-)
Thursday, 7 June 2007
Desain/Style : Siapa yang punya?
Siapa yang memiliki desain/style proyek rumah tinggal? Anda sebagai owner? atau kan desainer sebagai, well, desainer?
Bagaimana pada akhirnya, rumah impian anda di desain tidak seperti yang anda harapkan?
Bagaimana pada akhirnya, bila sang desainer merasa rumah tinggal ini tidak sesuai dengan harapannya?
Menjelaskan arahan desain anda kepada sang desainer pada awal2 pertemuan adalah sangat penting, karena setiap pihak - klien dan desainer - mempunyai 'sense of beauty' sendiri2. Bila anda berada pada posisi yang sama, itu adalah hal yang sangat baik. Bila terdapat perbedaan pandangan, maka, salah satu harus berani 'bertanggung jawab' atas style yang ditentukan.
Apakah anda harus mengalah dan mengikuti keinginan desainer? - toh memang itu tugas dan keahliannya (hal yang selalu ia pelajari)
Apakah justru sebaliknya, desainer yang harus mengikuti keinginan anda? - toh ini memang rumah anda (juga ini uang saya)
Pada suatu kasus kompromi sangat dianjurkan, karena memang dalam urusan style, sulit kita menentukan benar atau tidaknya; Namun pada satu sisi, kompromi justru memperlemah 'kekuatan desain' itu sendiri (master of none; gak begini dan gak begitu = kacau).
Secara pribadi sungguh sulit saya menganjurkan langkah yang mana diambil, karena saya tahu ada proyek yang menjadi baik karena klien turut campur dalam desain, juga ada proyek yang 'kacau' justru karena sang desainer terlalu mengikuti apa keinginan desaner.
Yang terbaik, anda harus bersiap untuk mengambil keputusan; Semuanya kita kembalikan kepada rasa percaya terhadap desainer kita atau tidak.
Bagaimana pada akhirnya, rumah impian anda di desain tidak seperti yang anda harapkan?
Bagaimana pada akhirnya, bila sang desainer merasa rumah tinggal ini tidak sesuai dengan harapannya?
Menjelaskan arahan desain anda kepada sang desainer pada awal2 pertemuan adalah sangat penting, karena setiap pihak - klien dan desainer - mempunyai 'sense of beauty' sendiri2. Bila anda berada pada posisi yang sama, itu adalah hal yang sangat baik. Bila terdapat perbedaan pandangan, maka, salah satu harus berani 'bertanggung jawab' atas style yang ditentukan.
Apakah anda harus mengalah dan mengikuti keinginan desainer? - toh memang itu tugas dan keahliannya (hal yang selalu ia pelajari)
Apakah justru sebaliknya, desainer yang harus mengikuti keinginan anda? - toh ini memang rumah anda (juga ini uang saya)
Pada suatu kasus kompromi sangat dianjurkan, karena memang dalam urusan style, sulit kita menentukan benar atau tidaknya; Namun pada satu sisi, kompromi justru memperlemah 'kekuatan desain' itu sendiri (master of none; gak begini dan gak begitu = kacau).
Secara pribadi sungguh sulit saya menganjurkan langkah yang mana diambil, karena saya tahu ada proyek yang menjadi baik karena klien turut campur dalam desain, juga ada proyek yang 'kacau' justru karena sang desainer terlalu mengikuti apa keinginan desaner.
Yang terbaik, anda harus bersiap untuk mengambil keputusan; Semuanya kita kembalikan kepada rasa percaya terhadap desainer kita atau tidak.
Subscribe to:
Posts (Atom)